Produksi Tas Jogja Kasih Tips Merawat Tas Saat Musim Hujan

Musim penghujan membuat sebagian besar orang sering dilanda kelabakan. Akibatnya ada yang  telat menuju tempat kerja atau kampus. Seseorang kadang tak ada  bisa memprediksi datangnya hujan, dari terik panas tiba-tiba gerimis, dari mendung tiba benderang, dari cerah langsung hujan lebat disertai petir. Karena tanpa tanda itu orang jadi sering  lupa membawa payung dan mantel, basah kuyup deh, harus berteduh deh. Dan salah satu yang sering terjadi dan bisa berakibat buruk pada barang . Sebagai salah satu andalan pencinta tas,  Produksi tas jogja juga memberikan saran cara merawat tas saat musim hujan, wajib banget buat dicoba, biar hujan tak lagi jadi masalah yang serius.

Berikut 6 Tips Merawat Tas Versi Produksi Tas

1. Agar tak sampi kelupaan. Selalu simpan mantel atau payung lipat dalam tas. Simpan di area yang mudah diambil, atau jika payung jangan sampai tertindih karena bisa mengakibatkan kerusakan. Saya sudah berkali-kali mengalami keajadian serupa.

2. Jika tas terpaksanya basah, maka setelah sampai rumah langsung dieksekusi. Basah sedikit akibat gerimis bisa dilap saja . Tapi jika sampai basah dalam-dalam maka lebih baik dicuci sekalian dan dikeringkan ditempat yang lembab dan bersih. Pengecualian jika memang tak ingin terlalu basah dan esok hari ingin digunakan maka bisa langsung dikeringkan (pastikan jika tidak akan bau)

3. Produksi Tas Jogja juga menyarankan untuk tas bahan-bahan tertentu seperti kulit asli atau vynil lebih baik jika jangan terlalu sering digunakan ketika musim penghujan. Untuk bahan yang tipis seperti furing tak dipermasalahkan karena tas ini mudah keringnya. Bahan lain seperti kanvas, polyster, denim, juga bisa digunakan, dan umumnya kebanyakan orang juga lebih memilih menggunakan tas ini.

4. Untuk mengatasi hal- hal yang kurang diinginkan. Maka akan lebih baik jika tidak menaruh tas kesembarang tempat. Jangan pikir jika, musim penghujan akan terbebas dari kotoran ya, justru kotoran jauh lebih banyak. Genangan air, rembesan air, hewan melata seperti cacing, kaki seribu sangat mudah berkembang biak.

5. Karena minimnya sinar matahari, maka angin atau cahaya lampu bisa jadi cara mengeringkan tas paling banyak dilakukan. terutama daerah pedesaan.

6. Saatnya upgrade tas untuk musim penghujanmu, Produksi tas jogja menghadirkan tas anti air dengan berbagai model yang apik. Tas anti air atau bahasa kerennya waterproof adalah tas yang apabila terkena air, maka tak bisa menyerapnya, air hanya berakhir di permukaan, dan bergulir jatuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *