4 Langkah Sukses Memulai Bisnis Kerajinan Tangan

Semakin maju industri pariwisata Indonesia, semakin terbuka pula peluang usaha bagi orang-orang kreatif yang peka membaca peluang pasar. Industri kerajinan tangan dan makanan tak dapat dipisahkan dari pariwisata, seakan keduanya telah menyatu dalam bisnis hiburan. Eits, tapi kali ini kita akan fokus membahas bisnis craft alias kerajinan tangannya saja dulu, ya.

Bukan hanya musik yang bisa berkarir indie, kerajinan tangan pun dapat dijalankan tanpa pusing memikirkan siapa yang mau jadi tempat penjualannya. Apalagi jika Anda memang sudah dibesarkan di lingkungan pedagang. Seharusnya sudah ada insting mengolah peluang-peluang tak dimanfaatkan menjadi pundi rupiah.

Kerajinan tangan merupakan jenis bisnis yang berawal dari ketidak sengajaan. Banyak pengusaha craft memulai bisnisnya dari sekedar hobi yang ternyata dinilai bagus oleh orang lain. Apresiasi satu dua orang pada karya kerajinan tangannya dapat memacu semangat untuk terus menghasilkan karya berkualitas.

Mengenal Bisnis Kerajinan Tangan (Craft)

Ternyata bisnis kerajinan tangan memiliki kategori. Ajeng Galih Sitoresmi, owner Poyeng Knit Shop yang memiliki lapak online di poyenghobby.com menerangkan bahwa ternyata bisnis craft dibagi menjadi craft indie dan massal. Kerajinan tangan massal dibuat melalui proses yang dilakukan secara massal. Contoh umumnya adalah kerajinan tangan gerabah dan serat pisang. Keduanya sering diproduksi dalam jumlah banyak sekaligus.

Ciri khusus dari kerajinan tangan massal adalah kerajinannya dibuat atas dasar pakem tertentu. Model desainnya cenderung tidak berubah kecuali ada perubahan selera di pasar dalam kurun waktu tertentu. Namanya juga massal, maka produksinya sudah dapat ditebak mengarah pada pengumpulan profit. Para pebisnisnya biasanya memang sudah mapan dan padat modal. Karena akan dibutuhkan banyak mesin canggih demi menghasilkan karya kerajinan bernilai jual tinggi serta estetika luhur.

 

Craft Indie tidak benar-benar berbalik dari craft massal. Kerajinan tangan indie membuat idealisme karya seni dengan kebutuhan materi keuntungan menjadi seimbang. Kerajinan tangan indie memang menyesuaikan namanya. Ia dibuat dengan konsep personal. Penyesuaian dan pembuatan dilakukan berdasarkan permintaan konsumen. Pemilihan bahan baku pun mengikuti kata hati crafter, tentunya tetap dengan memastikan kualitas. Karena semuanya serba personal, craft indie pun dijual secara indie menggunakan trik khusus.

Manajemen Waktu Bagi Pebisnis Kerajinan Tangan

Ada dua konsep utama pebisnis kerajinan tangan memasarkan barangnya. Pertama, produk hanya akan dibuat jika sudah ada konsumen yang memesan sesuai seleranya. Kedua, produk dibuat sesuai keunikan selera crafter akan namun launching produk dilakukan pada waktu dan kegiatan tertentu. Dari sini pasti sudah bisa terbayang rumitnya membagi waktu untuk mengerjakan karya sesuai permintaan orang lain dengan mood pribadi.

 

Tipsnya adalah membatasi pesanan pelanggan supaya waktu sisa lebih banyak dialokasikan ke pembuatan karya sesuai hati crafter. Cara lain adalah membuka lapangan kerja hijau bagi orang lain. Crafter bawahan anda akan membantu terselesaikannya pesanan orang tanpa mengalangi anda berekspresi di ruang pribadi.

Pola Pemasaran Karya Seni

Di era revolusi industri 4.0 ini kita sudah sangat dibantu oleh teknologi. Media sosial menjadi tempat paling mudah dalam memasarkan produk. Anda tidak harus menjual karya seni di seluruh jenis media sosial. Pilih satu saja, misalkan instagram yang sedang digandrungi seluruh kalangan umur. Optimalkan instagram saja. Update kontennya rutin setiap hari. Pantau. Mulai promosikan secara berbayar jika ingin hasilnya lebih cepat kelihatan.

 

Nah, yang sering dikesampingkan oleh penjual adalah foto produk. Hanya uploadlah foto yang pencahayaannya cukup dari sudut pengambilan angle yang tepat supaya konsumen tertarik melihat lebih jauh. Jangan lupa caption berisi detail keterangan karya seni dan cantumkan seluruh kontak anda, baik Whatsapp, website atau email.

Jika ingin tampak lebih profesional lagi, anda memang harus memisahkan kontak pekerjaan dengan pribadi. Dengan begitu anda dapat lebih fokus bekerja. Selain instagram, blog juga bisa digunakan sebagai tempat jualan. Craft Indie yang skalanya masih kecil dapat rutin mengupdate kontennya sebagai upaya jualan terselubung. Buktinya, Knit Shop yang diawal tadi sempat disinggung dapat besar dari blog biasa.

Tips Bisnis Kerajinan Tangan

 

Berbisnis kerajinan tangan sangat membantu dalam pengolahan bahan alam dan sampah. Keduanya adalah bahan inovasi yang dianggap sangat menguntungkan karena bisa jadi didapatkan tanpa keluar modal sama sekali. Meskipun begitu, tetap saja berbisnis kerajinan tangan memerlukan usaha keras, jatuh, bangun sebagaimana bisnis lain. Tapi anda bisa menjadikan tips bisnis kerajinan tangan ini sebagai pedoman bekerja.

Inovatif

Jika crafter tidak inovatif, sudah dipastikan barang jualan akan sulit eksis di pasaran. Jangankan pasaran internasional, pasar lokal saja terus menjaring barang berkualitas yang harganya tidak melambung untuk dijual kembali maupun memperindah rumah mereka masing-masing.

Inovasi tidak harus semuanya baru. Bisa jadi salah satu aspeknya saja yang belum pernah ada. Misalkan kipas ukuran raksasa, bentuk pigura foto yang abstrak, maupun inovasi dalam strategi penjualan. Dari yang hanya lewat media sosial menjadi penjualan lewat pintu ke pintu. Anda dapat mengembangkan inovasi dari bahan baku kerajinan seperti kardus flanel dan sedotan.

Harga jual produk yang tinggi adalah bagian dari inovasi pengembangan bisnis kerajinan tangan. Strategi pengembangan yang unik dapat disebut sebagai bukti crafternya memang cerdas dan kreatif. Pemasaran bisnis craft lokal saat ini sudah banyak yang mengalami kemajuan. Produk dibungkus dengan rapi. Kemasan profesional akan didapatkan jika ada ide unik semisal memberikan ucapan dan doa di setiap kemasannya.

Mendatangkan Profit Daerah

Setiap daerah tentu memiliki kearifan lokal sendiri-sendiri. Anda dapat memanfaatkan kekhasan lokal sebagai cara mencari uang sekaligus mengabdi pada daerah anda sendiri. Kejelian melihat kearifan mana yang kiranya disukai orang, sehingga laku di pasaran. Sudah banyak contoh pebisnis yang berawal dari kearifan lokal. Misalkan ada legenda mengenai timun mas di Jawa. Buat saja patung ukiran dari kayu yang berbentuk timun emas, raksasa, dan mbok rondho. Kerajinan seperti ini justru dapat diangkat oleh pemerintah sebagai upaya melestarikan budaya.

Para wisatawan baik mancanegara atau domestik berkunjung ke Bali dan pulang dengan inginnya pengakuan dari orang-orang di sekitarnya bahwa dia pernah ke Bali. Oleh karenanya memberdayakan potensi daerah dianggap sebagai strategi yang bagus bagi bisnis kerajinan tangan.

Anda pun punya kesempatan melebarkan sayap ke luar daerah jika memang barangnya unik. Keuntungannya bisa lebih besar. Bahkan sebuah bolpoin dari bambu saja kalau diberi label atau cap Bali dan dijual di pasar soekawati tetap laku.

Upgrade Wawasan

Pengusaha bukan berarti bebas melakukan apapun sesuka hatinya. Anda justru dituntut mempertebal isi otak selain pastinya isi dompet. Upgradelah wawasan anda supaya dapat mengetahui update pasar dan bagaimana cara menyikapinya. Bangunlah komunitas sesama penyuka kerajinan tangan atau pedagang barang kerajinan tangan. Dari sanalah anda akan banyak belajar.

Biasanya memang kalau sudah ada komunitasnya, orang-orang yang memiliki passion sama sering mengadakan kopi darat untuk sekedar sharing kondisi maupun kabar. Terkadang pemerintah meminta bantuan komunitas untuk mengajarkan cara membuat kerajinan tangannya. Bantuan dari pemerintah untuk komunitas juga ada, baik berupa pelatihan atau bantuan alat yang menunjang kampus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *